10 Tips Usaha Sayuran Packing, Bidang Baru Untuk Diekspor!

Usaha sayuran packing memang saat ini banyak sekali menjadi incaran untuk memulai bisnis karena membuat sayur lebih tertata, rapi, serta cepat. Apalagi konsumen lebih percaya pada produk yang higienis dan mudah ditemui.

Perlu diketahui, laju usaha pertanian tetap ada dan tidak tertindas oleh pandemi Covid-19. Sebaliknya, permintaan produk sayuran dan sejenisnya malah melonjak dibandingkan pada tahun 2020. Hal ini terlihat jelas memberikan dampak dan peluang yang baik untuk pertanian Indonesia.

10 Tips Usaha Sayuran Packing

Peluang Usaha Sayuran Packing

Peluang usaha di bidang packing sayuran ini mempunyai keunggulan tersendiri. Sayuran packing dapat dijadikan sebagai usaha masa depan yang cukup menjanjikan, dikarenakan sayuran merupakan bahan dan kebutuhan pokok primer dalam masyarakat.

Menurut riset NC State, packaging yang baik bisa membuat sayuran menjadi lebih tahan lama. Hal ini juga bisa memberikan dampak terhadap lingkungan karena kamu dapat memilih kemasan yang mudah didaur ulang atau biodegradable.

Melalui adanya packaging yang menarik, akan dapat memacu sistem branding pada tumbuhan. Jadi dengan adanya hal seperti ini kamu bisa memaksimalkan ketahanan pangan Indonesia kedepannya lebih baik.

Distribusi sayur packaging saat ini telah menyeluruh, sehingga tidak jarang kamu banyak menemukannya mall-mall besar. Usaha sayuran packing ini memang dapat membawa keuntungan yang besar bila kamu bisa menyakinkan pasar dengan kualitas packaging dari sayur.

Tips Memulai Usaha Sayuran Packing

Setelah membahas tentang peluang usaha packing sayuran, saatnya mengetahui tips memulai bisnis di bidang ini. Ada beberapa poin penting yang bisa diterapkan agar usaha berjalan lancar dan laris manis, antara lain:

Baca Juga:  Sebutkan Usaha Dalam Bidang Jasa Pariwisata yang Profitable

Lokasi Tepat & Bersih

Pastikan lokasi yang kamu pilih sebagai tempat atau pergudangan sayuran bebas dari polusi. Setidaknya ketersediaan akan air dan sanitasi wajib bersih. Hal ini karena agar sayur tidak bisa terkontaminasi dengan patogen atau virus yang membuat tanaman menjadi cepat layu dan busuk.

Peralatan yang Higienis

Agar bisa memastikan bisnis packing berjalan dengan baik dan mempunyai standar kesehatan. Maka kamu wajib melengkapi karyawan dengan peralatan serta perlengkapan kerja yang higienis. Khususnya, penggunaan pisau dan benda tajam yang dapat memicu timbulnya bakteri apabila tidak disterilkan dengan cara yang benar.

Berdasarkan, penelitian dari Journal of Food Protection oleh Rebecca sudah mengungkapkan bahwa pencelupan pisau pada air dengan temperatur 82⁰C akan menonaktifkan kuman. Jadi dalam membangun bisnis sayuran packing ini benar-benar menuntut untuk mempersiapkan sebaik mungkin mulai peletakan sampai proses pengiriman.

Menentukan Jenis Sayuran yang Dijual

Hal pertama untuk perlu diketahui yaitu jenis sayur yang akan dijual dan cara packingnya. Kamu dapat mulai memilih sayur seperti bayam, kangkung, cabai, sawi, terong, atau berbagai macam bumbu dapur lainnya.

Mengapa harus memastikan sayuran yang ingin di packing, hal ini karena setiap tumbuhan memiliki perbedaan signifikan dalam proses pembersihan sampai pengepakannya. Sebagai pelaku usaha, kamu juga harus bisa melakukan survey terlebih dahulu dengan mengunjungi pasar.

Hal ini tentunya untuk bisa mengetahui sayuran apa yang paling banyak diminati. Bahkan, perlu juga kamu lakukan survey melalui media sosial.

Mencari Pemasok Sayuran

Langkah ini sebenarnya juga perlu diketahui, apalagi jika kamu tidak menanam sendiri sayuran yang dijual melalui usaha sayuran packing online. Saat masih pemula, hal yang harus diperhatikan yaitu harga.

Baca Juga:  Langkah Penting Menjadi Seorang Blogger Handal

Pastikan kamu sudah mendapatkan harga yang murah agar bisa menjualnya kembali dengan keuntungan lebih besar. Meski begitu, imbangi juga dengan kualitas sayuran yang akan dijual. Jangan sampai konsumen merasa kecewa karena kualitas sayur yang buruk.

Di sisi lain, apabila memilih cara budidaya sayur sendiri. Maka cobalah untuk bisa menanam jenis sayur yang mudah, seperti daun bawang, cabai, serai, lengkuas, jahe, dan lainnya. Ketekunan nantinya bisa menghasilkan keuntungan yang berkali lipat.

Menentukan Target di Pasaran

Langkah selanjutnya, kamu perlu juga menentukan target pasar dari usaha sayuran packing yang akan dilakukan. Secara umum, kamu memiliki tiga opsi target pasar. Pertama, bisa menjual sayuran packing tersebut ke pasar.

Opsi kedua, yakni berjualan secara keliling. Ketiga, jual dengan menggunakan pemasaran melalui media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, atau bahkan TikTok. Target pasar ini akan sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan usaha.

Packing Sayuran dengan Telaten

Selanjutnya, langkah inilah yang akan menjadi inti. Mulailah untuk bisa mengemas sayuran dengan telaten, lalu pastikan tidak ada masalah apapun dalam pengemasan tersebut. Kamu bisa langsung mengemas sayuran berdasarkan jenisnya.

Menurut penelitian oleh MDPI terkait keberlangsungan pangan mengungkapkan melalui food packaging kemasan yang cocok digunakan yaitu jenis kemasan berbahan plastik dengan kemampuan tinggi untuk melindungi sayuran dari air, kelembapan sampai udara. Hal ini tentunya dilakukan untuk bisa memastikan kondisi sayur steril serta terbebas dari kontaminasi bakteri. Wadah kedap air ini juga dapat digunakan untuk mencegah pembusukan.

Memasarkan Sayuran dengan Cepat

Sama halnya sayuran, beberapa di antaranya pasti mudah busuk jika terlalu lama dibungkus. Agar bisa mengantisipasi, kamu dapat memperhatikan sayuran yang harus dipasarkan dengan cepat dan tidak.

Baca Juga:  7 Tips Sukses Bisnis Kerajinan Tangan

Penjualan dalam bisnis ini sebenarnya sederhana, dapat dilakukan secara door-to-door langsung ke rumah pembeli, dengan Cash On Delivery (COD), atau menarik agar konsumen datang langsung ke lapakmu.

Memasarkan Secara Online

Opsi utama yang dapat dipilih sesuai dengan perkembangan digital dalam usaha sayuran packing yaitu transaksi secara online. Umumnya, media sosial memanglah menjadi salah satu jalan yang paling cepat dalam memasarkan produk.

Kamu juga akan lebih mudah menjaring konsumen. Walaupun begitu, ingat juga bahwa sayuran yang akan dipasarkan secara online haruslah benar-benar fresh agar calon konsumen semakin tertarik.

Menawarkan Harga dan Promo Menarik

Mengingat pedagang sayuran sudah cukup banyak, pebisnis usaha sayuran packing harus dapat mengatur strategi agar mampu bersaing. Salah satu caranya, yakni dengan menjual sayur stok kemarin dengan harga lebih murah.

Tentunya, perlu dipastikan bahwa keadaan sayur tersebut masih dalam kondisi segar karena disimpan di kulkas. Hal ini juga menjadi opsi karena tidak semua stok sayuran akan habis setiap harinya.

Melalui cara ini, kamu bisa mendapatkan lebih banyak konsumen karena produk dianggap jauh lebih murah. Usaha kamu juga bisa semakin dipromosikan dengan promo seperti bundling produk agar lebih menarik.

Tambahkan Produk Lain

Tidak hanya menjual sayur, kamu juga bisa mengembangkan usaha sayuran packing dengan produk lainnya. Misalnya saja, seperti buah-buahan, ikan, atau daging.

Meski begitu, selalu ingat untuk bisa melakukan survey pasar terlebih dahulu agar menentukan jenis produk yang dikembangkan. Hal ini tentunya juga bertujuan untuk menghindari produk tidak laku dan kemudian membusuk.

Itu saja beberapa informasi terkait usaha sayuran packing. Semoga bermanfaat.

Bagikan Postingan: