apa yang dimaksud dengan promosi
Edukasi

Apa yang Dimaksud dengan Promosi, Tujuan, Jenis, serta Etikanya

Mungkin masih banyak orang yang belum tahu dengan jelas apa yang dimaksud dengan promosi, jenis-jenisnya, tujuannya, dan etika-etika tentang promosi. Kata-kata promosi pasti sudah sering sekali anda lihat dan dengar setiap hari di sekitar anda.

Mulai dari obrolan teman, keluarga, media cetak, papan reklame, billboard di jalan, radio, televisi, internet, dan masih banyak lagi. Dalam tulisan berikut ini akan dijelaskan mengenai hal tersebut.

Apa yang Dimaksud dengan Promosi

Promosi merupakan sebuah pengiklanan suatu produk atau merek, menghasilkan penjualan, dan menciptakan loyalitas sebuah merek. Hal tersebut merupakan salah satu dari empat elemen dasar bauran pemasaran, yang meliputi price (harga), product (produk), promotion (promosi), dan place (tempat).

Promosi meliputi metode komunikasi yang digunakan seorang pengusaha untuk memberikan informasi tentang produknya. Informasi yang diberikan dapat bersifat verbal dan visual.

Sedangkan maksud dilakukannya promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi, produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan.

Ahli pemasaran Harper Boyd menyebutkan bahwa promosi yaitu upaya membujuk orang untuk menerima produk, konsep, dan gagasan. Sedangkan menurut pakar pemasaran lainnya yaitu Boone dan Kurtz, promosi merupakan proses menginformasikan, membujuk, dan mempengaruhi suatu keputusan pembelian.

Sebenarnya terdapat banyak versi apa yang dimaksud dengan promosi telah dikemukakan oleh para ahli pemasaran diseluruh dunia.

Namun dapat ditarik sebuah kesimpulan, yaitu promosi adalah untuk memberitahukan, menginformasikan, menawarkan, membujuk, atau menyebarluaskan suatu produk atau jasa kepada calon konsumen. Hal tersebut bertujuan agar calon konsumen tersebut pada akhirnya dapat melakukan pembelian.

Baca juga: Cara Jualan di Platform Digital Internet

Tujuan Promosi

Orang melakukan promosi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Promosi bertujuan untuk menyebarkanluaskan informasi suatu produk kepada calon konsumen yang potensial. Untuk mendapatkan konsumen baru dan untuk menjaga loyalitas konsumen tersebut perlu dilakukan promosi. Sehingga dapat menaikkan penjualan serta laba atau keuntungan.

Baca Juga:   Definisi Hak dan Kewajiban Asasi Manusia Menurut Para Ahli

Promosi juga berguna untuk membedakan dan mengunggulkan produknya dibandingkan dengan produk kompetitor. Pada nantinya akan membentuk branding atau membuat citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.

Selain itu, tingkah laku dan pendapat konsumen tentang suatu produk dapat dirubah dengan adanya promosi. Disamping itu, tujuan utama dari promosi adalah produsen atau distributor akan mendapatkan kenaikan angka penjualan dan meningkatkan profit atau keuntungan.

Jenis-jenis Promosi

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan promosi dan tujuannya, anda harus mengetahui jenis-jenis promosi. Ada banyak sekali jenis dan cara orang melakukan promosi, beda produk atau jasa beda pula cara dan media promosinya.

Promosi Fisik

Promosi dapat dilakukan di lingkungan fisik yang umumnya terdapat pada acara-acara tertentu yang diadakan di suatu tempat seperti bazar, pameran, konser, ataupun festival. Hal tersebut dilakukan dengan memasang semacam stand banner untuk menampilkan dan menawarkan produk atau jasanya.

apa yang dimaksud dengan promosi

Keunggulan jenis promosi dengan metode fisik yaitu anda dapat menjangkau calon konsumen secara langsung, mereka dapat secara langsung melihat produk yang ditawarkan. Mereka dapat langsung bertanya segala sesuatu hal terkait produk tersebut.

Selain itu, hal ini dimanfaatkan untuk membujuk dan merayu calon konsumen agar membeli produk atau jasa yang mereka tawarkan pada saat itu juga. Interaksi di lapangan sangat memungkinkan orang langsung melakukan pembelian.

Sedangkan kekurangan promosi fisik yaitu terbatasnya jumlah calon konsumen. Hal tersebut disebabkan oleh promosi yang dilakukan hanya diadakan di lingkungan atau area tertentu seperti perkantoran, kampus, sekolah, dan semacamnya.

Promosi Tradisional

Ada juga orang yang melakukan promosi melalui media tradisional. Jenis promosi melalui media tradisional dilakukan di media cetak ataupun media elektronik seperti televisi dan radio. Selain itu juga media di luar ruangan seperti iklan banner atau papan reklame atau billboard.

Baca Juga:   Surat Perjanjian Kerjasama MOU dan Contohnya

Kelebihan jenis promosi melalui media tradisional adalah dapat menjangkau lebih banyak calon konsumen daripada dengan promosi secara fisik, karena jangkauan media yang memang cukup luas.

Kekurangan dari promosi metode ini adalah membutuhkan biaya yang sangat besar, karena melibatkan media-media besar seperti televisi, penyedia billboard, dan lain sebagainya.

Promosi Media Digital

Selain itu, terdapat juga jenis promosi melalui media digital yang mencakup media internet dan sosial media atau jejaring sosial. Ini adalah cara modern untuk berpromosi karena memungkinkan orang melihat produk atau jasa yang dipromosikan melalui teknologi terkini seperti ponsel atau laptop.

Banyak para pengusaha yang sudah beralih menggunakan media digital sebagai strategi promosi mereka karena memang media digital saat ini merupakan cara paling efektif untuk menjangkau konsumen mereka setiap hari.

Lebih dari 2,7 miliar orang menggunakan internet di seluruh dunia, yaitu sekitar 40% dari populasi dunia. Sebagian besar pengguna internet menggunakan media sosial, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai calon konsumen.

Kelebihan promosi menggunakan media digital adalah dapat menjangkau orang secara sangat luas dengan waktu dan biaya yang efisien. Kekurangannya berpromosi dengan media digital adalah banyak sekali kompetitor atau pesaing yang ikut bermain didalamnya.

Tugas yang cukup berat bagi para pemasar agar lebih kreatif lagi dalam berpromosi di media digital ini agar lebih menarik calon konsumen dibandingkan kompetitor.

Pada saat ini, metode promosi melalui media digital adalah yang paling banyak digunakan. Hal tersebut terjadi karena faktor efisiensi biaya dan penyebarannya yang luas dan relatif lebih cepat.

Etika dalam Melakukan Promosi

Apa yang dimaksud dengan promosi beretika adalah hal-hal yang harus dijaga oleh seorang pengusaha agar promosi yang dilakukan itu tidak masuk ke dalam promosi yang terlarang.

Baca Juga:   Pekerjaan yang Cocok Untuk Mahasiswa, Dapat Ilmu Sekaligus Uang Jajan!

Hal ini tentunya anda harus menaati rambu-rambu yang ada. Inilah yang disebut dengan etika promosi, hal ini perlu dijaga karena berkaitan dengan hubungan dengan konsumen sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, dimana mewujudkan keadilan adalah merupakan salah satu tujuan dari berbisnis sehat.

Etika yang pertama adalah niat baik dari seorang pengusaha. Hal ini melalui maindset berfikir bahwasanya tujuan pokok dari promosi produk adalah untuk memperkenalkan kelebihan dari produk yang dimiliki serta memberikan pelayanan yang memuaskan kepada konsumen.

Sehingga pengusaha akan memberikan info yang lengkap kepada konsumen mengenai produk tadi ketika konsumen ingin mencari tahu secara detail.

Selanjutnya adalah tidak mengobral sumpah yang tidak ada buktinya. Bersumpah secara berlebihan dilarang dalam etika promosi. Mengobral sumpah tanpa sesuai dengan yang sesungguhnya dapat merusak kepercayaan pelanggan. Namun, yang banyak terjadi saat ini perusahaan-perusahaan berpromosi dengan melebih-lebihkan dalam berkata melalui iklan.

Dalam iklan dan promosi yang dilakukan, anda harus menghindari penipuan dan manipulasi. Berbagai iklan di media televisi atau dipajang di media cetak, media indoor maupun  outdoor, atau lewat radio sering kali memberikan keterangan palsu.

Model promosi tersebut melanggar etika dalam promosi. Bentuk manipulasi tersebut biasanya dengan menunjukkan seakan-akan produk yang dijual itu sangat bagus. Ataupun memuji produknya dengan hal yang tidak ada padanya. Semua hal tersebut termasuk promosi yang tidak dibolehkan.

Promosi yang dilakukan tidak boleh mengandung celaan terhadap produk orang lain yang tidak sesuai dengan kenyataan. Patokan dalam hal ini adalah anda dilarang melakukan sesuatu kepada orang lain yang jika hal tersebut dilakukan orang lain kepada anda, sehingga membuat  anda tidak suka atau merasa dirugikan.

Menjadi seorang pengusaha harus memahami apa yang dimaksud dengan promosi, tujuan, jenis, serta etikanya. Dengan ini anda sebagai pengusaha akan meningkatkan penjualan bahkan bisa menambah keuntungannya melalui promosi yang dilakukan tersebut.

Sumber gambar Pixabay.