8 Tutorial Microsoft Power Point Bagi Pemula

Power Point merupakan salah satu program Microsoft yang fungsinya adalah untuk membuat presentasi. Presentasi ini sangat penting bagi banyak orang, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa, pebisnis, staff karyawan, hingga ilmuwan. Tentunya bagi yang baru mengenalnya, dibutuhkan tutorial Microsoft Power Point pemula untuk membuat presentasi perdana yang bagus.

Pedoman Paten Presentasi Power Point

Untuk membuat presentasi yang bagus, tidak hanya sekedar tutorial saja yang Anda butuhkan melainkan juga beberapa pedoman paten “lakukan” dan “jangan lakukan” pada presentasi Anda baik itu presentasi perdana maupun yang kesekian kalinya.

tutorial Microsoft Power Point

Baca juga: cara atasi touchscreen hp error 

Lakukan ini:

– Gunakan satu tema untuk seluruh latar belakang.

– Gunakan font sederhana yang mudah dibaca.

– Gunakan poin-poin.

– Hanya sertakan informasi penting pada setiap slide.

– Selalu to the point dan gunakan kata-kata yang ringkas.

– Menggunakan teks se-sedikit mungkin pada slide

– Berikan definisi bila perlu.

– Gunakan ruang putih untuk membuat elemen visual (diagram, bagan, dll) lebih menonjol.

– Gunakan warna teks kontras tinggi dan warna latar belakang netral.

Jangan lakukan ini:

– Menggunakan terlalu banyak grafik dalam satu slide.

– Menambahkan informasi yang tidak penting pada slide

– Menulis semua skrip Anda di slide.

– Menggunakan gambar atau latar belakang yang mengganggu.

– Menggunakan kombinasi warna yang sulit dibaca.

Tips dan Tutorial Microsoft Power Point untuk Pemula

Bagi yang sudah ahli tentu tidak akan sulit membuat presentasi yang menarik, namun bagi para pemula membuat presentasi sederhana sudah cukup melelahkan. Namun setidaknya, dengan tutorial Microsoft Power Point berikut ini dapat membantu Anda mengenal dasar-dasar membuat presentasi.

Baca Juga:  Cara Menonaktifkan Fitur Talkback di HP Xiaomi dengan Mudah

Pertama-tama yang harus Anda lakukan tentu saja adalah dengan meluncurkan program Power Point pada komputer Anda (biasanya Anda bisa menemukannya pada laman desktop). Setelah terbuka di bagian beranda klik “Presentasi Kosong”

Membuat halaman judul

Masih pada bagian beranda akan muncul 2 buah kotak dengan tulisan “Klik untuk menambahkan judul” dan “klik untuk menambahkan subjudul”. Pada slide ini Anda harus memasukkan judul presentasi Anda pada kotak pertama dan subjudul atau keterangan lainnya pada bagian subjudul.

Apabila ini adalah presentasi untuk kelompok belajar, Anda bisa menggunakan bagian subjudul untuk mencantumkan nama-nama anggota kelompok atau orang yang terlibat dalam pembuatan presentasi Anda.

Membuat ppt

Pada bagian ini Anda juga bisa mengganti tema dari presentasi Anda pada tab “desain” kemudian pilih templat tema yang Anda inginkan. Selain itu, masih di tab “desain” Anda juga bisa mengganti warna tema, warna font, efek dan gaya latar belakang. Anda bisa mengkreasikannya sendiri sesuai keinginan Anda tapi tetaplah mengacu pada pedoman “lakukan” seperti yang sudah disebutkan di atas.

Tambahkan slide lagi

Tutorial Microsoft Power Point berikutnya, Anda tentu akan membutuhkan lebih dari slide untuk presentasi Anda. Maka dari itu kembalilah di tab beranda dan klik “slide baru”. Anda tinggal memilih manakah jenis slide yang sesuai dengan kebutuhan presentasi Anda.

Anda juga bisa memilih apakah Anda harus menggunakan jenis slide yang sama lagi pada slide berikutnya dengan meng-klik “duplikasikan slide yang dipilih”. Kemudian pada slide kedua ini Anda harus menambahkan informasi singkat apa saja yang perlu Anda sampaikan pada presentasi.

Baca Juga:  Tak Perlu Panik, Begini Cara Mengatasi Touch Id MacBook Tidak Berfungsi!

Menambahkan infografis: gambar, bagan, grafik, diagram dan lain-lain

Tutorial Microsoft Power Point yang selanjutnya adalah dengan menambahkan beberapa unsur penting dalam sebuah presentasi yaitu infografisi yang berupa gambar, bagan, diagram, grafik dan lain-lain. Unsur visual ini sangat penting karena bisa membuat presentasi Anda menjadi lebih “hidup” dan tidak membosankan serta sangat membantu Anda menjelaskan informasi lebih lanjut kepada audiens.

Pada tab “sisipkan” pilih salah satu opsi yang sesuai dengan informasi yang perlu Anda sampaikan, serta untuk mengubah atau memberi sedikit sentuhan pada gambar, bagan, diagram atau grafik yang telah Anda sisipkan, klik pada tab “format” atau dengan meng-klik kanan pada gambar atau bagan..

Sama seperti “hindari penggunaan teks yang berlebihan”, Anda juga sebaiknya membatasi penggunaan gambar atau bagan. Sebab semakin banyak gambar dan bagan, akan membuat ukuran file menjadi lebih besar dan lebih sulit dibuka.

Menambahkan transisi dan animasi

Meskipun sebenarnya hal ini tidak begitu penting dalam sebuah tutorial Microsoft Power Point namun dengan menambahkan “transisi” pada slide presentasi Anda, slide Anda bisa terlihat lebih menarik. Anda juga dapat memilih berapa lama durasi slide untuk tampil dari yang satu ke slide yang berikutnya pada bagian ini.

Microsoft powerpoint

Lihatlah pada bagian sisi kanan layar maka akan terdapat kolom “durasi” di antara “suara” dan
“terapkan ke semua”. Selain itu Anda juga bisa memberikan sentuhan animasi pada tab “animasi”. Gunakan tab “pratinjau” untuk melihat seperti apa efek transisi dan animasi yang sudah Anda terapkan pada slide Anda.

Hindari penggunaan animasi dan transisi yang terlalu banyak yang justru akan membuat presentasi Anda semakin berat. Ini juga membantu menjaga perhatian audiens agar tidak terlihat “lebay” atau berlebihan.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Mouse Wireless Tak Terhubung yang Mudah

Berikan ruang kosong

Ruang kosong yang dimaksud adalah slide kosong yang tidak terpakai di antara slide-slide lainnya. Tidak ada unsur apapun di dalamnya baik itu teks, gambar, bagan dan lain-lain. Ini dapat membuat presentasi Anda terlihat lebih bersih, elegan serta profesional.

Di bagian ini Anda bisa sedikit memonjolkan kemampuan Anda melakukan presentasi secara lisan dengan memaparkan informasi-informasi penting dan berharga atau berinteraksi dengan audiens. Ingat poin ini: saat membuat presentasi, sedikit slide makan lebih baik.

Menggunakan catatan pembicara

Dalam tutorial Microsoft Power Point untuk pemula ada keterampilan dasar yang harus Anda ketahui: catatan pembicara. Anda tidak harus mencantumkan semua yang akan Anda sampaikan pada slide karena akan membuat audiens Anda kewalahan.

Fitur catatan pembicara ini membantu Anda memaparkan referensi dan catatan, fitur ini hanya bisa dilihat oleh Anda, si pembicara.

Mainkan presentasi Anda

Setelah selesai membuat slide dalam urutan sesuai keinginan Anda, lihat kembali slide Anda melalui
tab “peragaan slide” kemudian klik “dari awal”. Disini Anda dapat melihat tayangan dari hasil karya Anda.

Powerpoint

Artinya Anda bisa meninjau kembali apa saja isi slide yang sudah Anda buat, apakah sudah relevan dengan informasi-informasi yang harus Anda sampaikan ke audiens atau belum serta mengoreksi tata bahasa atau menyaring kesalahan-kesalahan seperti ejaan atau typo yang mungkin bisa saja terjadi.

Jangan Ragu Belajar Power Point Lebih Banyak

Teori memang mudah sekali diucapkan atau dituliskan namun prakteknya belum tentu semudah itu. Artikel ini hanyalah tutorial Microsoft Power Point yang sederhana yang benar-benar ditujukan untuk para pemuka. Apabila Anda membutuhkan presentasi yang lebih progresif dan profesional, Anda bisa belajar langsung melalui Youtube atau platform sejenis. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment