Apa Itu Identifikasi : Definisi, Jenis-jenis, dan Prosesnya

Apa yang Anda ketahui tentang identifikasi? Bagaimana jawaban Anda ketika anak Anda bertanya apa itu identifikasi pada Anda? Mampukah Anda menjawabnya dengan benar? Terkadang, materi-materi pelajaran sekolah yang dulu tampak mudah sudah mulai Anda lupakan seiring dengan bertambahnya usia.

Jika Anda lupa dengan materi pelajaran tentang arti identifikasi, sebaiknya simak penjelasan lengkapnya seperti yang tertulis di bawah ini! 

Apa Itu Identifikasi Menurut Pendapat Ahli

Apa Itu Identifikasi : Definisi, Jenis-jenis, dan Prosesnya

Ada berbagai macam definisi yang bisa menjelaskan apa itu identifikasi. Beberapa ahli mengungkap pendapatnya seperti di bawah ini! 

  • Identifikasi menurut Soedarsono dibagi menjadi tiga, yaitu

a) untuk menentukan keputusan atau penetapan seseorang atau yang lainnya

b) proses kejiwaan pada diri individu yang terjadi akibat membayangkan dirinya seperti orang lain secara tidak sadar, dan

c) penentuan diri individu dari bukti-bukti yang ditunjukkannya. Dapat disimpulkan pula bahwa identifikasi merupakan suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk membedakan dirinya dengan orang lain. 

  • Sedangkan menurut Hardaniwati

identifikasi adalah tanda khusus yang dilakukan oleh individu untuk mengenalkan diri, dan keputusan untuk menetapkan identitas individu. Artinya, identifikasi merupakan suatu usaha khusus yang dilakukan oleh individu untuk menunjukkan identitas dirinya.

Usaha penetapan identitas diri ini bisa saja terjadi setelah individu mengalami proses identifikasi yang panjang untuk membedakan dirinya dengan orang lain. 

  • Kemudian menurut Komarudin

identifikasi diartikan sebagai identitas atau persamaan identitas. Maksudnya adalah individu menunjukkan bukti, tanda, atau fakta sebagai pengenal identitas. Identifikasi bisa dilihat bila individu menunjukkan melakukan peniruan terhadap tingkah laku atau sikap milik individu lainnya. 

Secara umum, identifikasi dapat diartikan juga sebagai usaha individu dalam meniru tingkah laku atau sikap individu lain untuk menunjukkan identitas dirinya sendiri. Dengan begitu, identifikasi juga bisa disebut sebagai peniruan tingkah laku. 

Jenis-jenis Identifikasi yang Wajib Anda Ketahui

Apa Itu Identifikasi : Definisi, Jenis-jenis, dan Prosesnya

Untuk membedakan apa itu identifikasi, maka dibagi menjadi beberapa jenis. Bagi Anda yang belum tahu tentang jenis-jenis identifikasi, mari simak penjelasan selengkapnya seperti yang tertera di bawah ini!

  • Identifikasi Kelas Sosial

Apa yang Anda ketahui tentang identifikasi kelas sosial? Apakah berhubungan dengan stratifikasi sosial? Nyatanya, identifikasi kelas sosial merupakan suatu proses mengidentifikasi perilaku individu yang berada dalam suatu kelas sosial. Biasanya, individu akan mengidentifikasi dirinya sesuai dengan identitas kelas sosialnya. 

  • Identifikasi Etnis 

Selanjutnya adalah identifikasi etnis. Seperti namanya, identifikasi ini dilakukan berdasarkan etnik atau ras seseorang. Biasanya, individu akan mengidentifikasi dirinya sesuai dengan identitas suatu kelompok etnis dimana individu tersebut tinggal.

Identifikasi ini juga memunculkan identifikasi budaya pada diri individu, termasuk adat, kebiasaan, kepercayaan, dan sebagainya. 

  • Identifikasi Perkembangan 

Untuk identifikasi perkembangan, individu akan menghasilkan identifikasi positif dari hasil interaksinya dengan individu atau pihak lain. Jenis identifikasi ini diprakarsai oleh suatu pihak atau individu sehingga individu lain yang berusaha mengidentifikasi dirinya akan merasa bergantung padanya.

Identifikasi ini umumnya terjadi saat masa-masa perkembangan dari kanak-kanak menuju dewasa. Individu yang berada dalam tahap ini akan mengidentifikasi orang lain yang ada di sekitarnya untuk dijadikan sebagai role model, baik dalam berperilaku, bertutur kata, maupun berpikir.

Makanya, sebagai orang dewasa Anda harus berhati-hati dalam menjaga tingkah laku dan ucapan Anda agar tidak ditiru oleh anak-anak. 

  • Identifikasi Defensif 

Sementara itu, identifikasi defensif berasal dari suatu perilaku yang muncul karena adanya perasaan takut. Jenis identifikasi ini menjadi salah satu cara individu untuk bertahan dari perasaan takut yang dimiliki.

Dengan mengidentifikasi perilaku individu tertentu, akan menimbulkan perasaan nyaman pada individu yang meniru tersebut, sehingga ketakutan yang dirasakannya dapat berkurang. 

Proses Mengidentifikasi

Apa Itu Identifikasi : Definisi, Jenis-jenis, dan Prosesnya

Bagaimana dengan proses terjadinya identifikasi? Sejak awal, identifikasi dimaknai sebagai proses meniru individu yang diidolakan. Identifikasi ini selalu dimulai dari imitasi atau perilaku meniru. Meski sekilas memiliki makna yang hampir sama, namun keduanya berbeda.

Proses identifikasi selalu diawali dari mengidolakan seseorang, lalu seolah-olah menjadi seseorang yang diidolakan tersebut.  Berbeda dengan imitasi yang hanya sebatas meniru cara berpakaian dari individu yang diidolakan atau namun tidak mengubah identitas dirinya sendiri.

Imitasi biasanya berlangsung dalam jangka waktu sebentar, sedangkan identifikasi dilakukan dalam jangka waktu yang lama bahkan bersifat permanen. 

Mengapa proses identifikasi bisa bersifat permanen? Hal itu terjadi karena identifikasi melibatkan proses sugesti dalam diri individu. Ketika individu sangat mengidolakan seseorang atau suatu tokoh, dia akan terpicu untuk mengubah dirinya seolah-olah menjadi sama persis seperti idolanya tersebut.

Dalam prosesnya, individu tersebut menanamkan suatu sugesti dan motivasi yang dipercaya bisa mengubah dirinya menjadi sama seperti sosok tokoh idolanya tersebut. Bahkan dalam kasus yang parah, individu tersebut bisa nekat mengubah muka atau badannya mirip dengan tokoh idolanya karena terobsesi.

Pada dasarnya, proses identifikasi wajar dilakukan apabila individu menerapkan batasan saat meniru tokoh yang diidolakannya tersebut.  

Contoh Identifikasi yang Ada di Sekitar

Apa Itu Identifikasi : Definisi, Jenis-jenis, dan Prosesnya

Beberapa contoh identifikasi ini bisa Anda temukan di lingkungan sekitar Anda, atau mungkin terjadi pula pada Anda atau orang-orang terdekat Anda. Apa sajakah contohnya? Mari simak bersama-sama di bawah ini!

  • Identifikasi Masyarakat dan Contohnya

Identifikasi ini terjadi dalam masyarakat, entah itu masyarakat kota atau pedesaan. Contoh yang baik adalah ketika seorang remaja berusaha mengidentifikasi dirinya seperti tokoh idolanya yang seorang pengusaha muda dan sukses. Remaja tersebut akan mengidentifikasi dirinya agar menjadi pengusaha muda yang sukses seperti idolanya.

Dalam prosesnya, remaja tersebut akan memotivasi dan memberi sugesti pada dirinya sendiri agar bisa sukses sebagai pengusaha di usia muda. Identifikasi ini juga bisa memacu semangat untuk menjadi seperti tokoh idolanya. Akhirnya, remaja tersebut tidak malu memulai jualannya meski bermodal jualan dari mulut ke mulut.

Jika perilaku positif ini terus dipupuk, bukan hal yang mustahil bila demaja tersebut bisa menjadi pengusaha sukses seperti idolanya, atau bahkan lebih. 

  • Identifikasi Budaya dan Contohnya

Bagaimana dengan identifikasi budaya? Identifikasi jenis ini paling mudah ditemukan pada anak-anak usia remaja yang berada dalam proses pencarian jati diri. Budaya asing yang masuk ke Indonesia akan dengan mudah ditiru begitu saja oleh remaja-remaja ini untuk mengaktualisasikan dirinya.

Contoh yang paling mudah adalah budaya Kpop. Banyak anak muda dan remaja yang meniru perilaku idola Kpop ini mulai dari cara bicaranya, cara berpakaian, gaya rambut, sampai perilaku dan karakternya. 

Contoh identifikasi budaya ini juga bisa ditemukan pada kasus sengketa reog ponorogo antara Indonesia dan Malaysia. Adanya kesamaan budaya pada dua negara serumpun ini membuat proses identifikasi budaya jadi rancu dan bias, sehingga rawan terjadi konflik.

Akibatnya, masing-masing negara bersikeras mengklaim budaya reog ponorogo tersebut menjadi milik negaranya. Meski jelas reog ponorogo berasal dari kebudayaan Indonesia. 

Leave a Comment

5 × 1 =