15 Perusahaan Startup di Indonesia Terbesar, Sudah Unicorn!

Perusahaan startup merupakan jenis perusahaan yang masih dalam proses pengembangan. Umumnya, perusahaan ini identik dengan bisnis di bidang internet dan teknologi. Meski begitu, tak menutup kemungkinan ada beberapa perusahaan startup di Indonesia yang bergerak di bidang lain.

Tujuan dari dibentuknya perusahaan startup adalah untuk memperbaiki kekurangan produk yang sudah ada atau menciptakan produk-produk baru yang belum ada di masa kini. Saat ini sudah ada banyak perusahaan startup yang berkembang di Indonesia dan beberapa di antaranya kami sebutkan di sini!

Daftar Perusahaan Startup di Indonesia yang Menjanjikan

Perusahaan startup dapat memperoleh pendanaan dari berbagai cara seperti venture capital, inkubator, hingga keluarga atau teman terdekat. Biasanya, venture capital dapat memberikan modal yang cukup besar terhadap suatu perusahaan startup yang baru saja berdiri.

Sementara untuk sistem pendanaan inkubator dirancang secara khusus untuk membuat perusahaan startup dapat berdiri sendiri hingga sukses. Berbagai perusahaan startup yang ada di Indonesia juga menggunakan sistem pendanaan seperti ini. Lantas, apa saja perusahaan startup di Indonesia?

1. Tokopedia

Tokopedia

Jika membahas tentang perusahaan startup yang berkembang di Indonesia, maka kita tidak boleh melewatkan perusahaan e-commerce yang satu ini. Tokopedia merupakan salah satu aplikasi e-commerce yang memiliki jumlah pengguna terus meningkat di setiap waktunya.

Perusahaan startup ini pertama kali didirikan pada tahun 2009 dan berhasil melakukan transformasi besar yang cukup membanggakan. Tokopedia termasuk salah satu perusahaan startup yang telah mencapai level unicorn. Hal ini membuktikan bahwa Tokopedia memiliki nilai lebih dari 1 miliar USD.

2. Gojek

Gojek

Popularitas Gojek sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun, masih ada beberapa orang di Indonesia yang belum tahu bahwa sebenarnya Gojek merupakan perusahaan startup yang masih dalam tahap pengembangan. Gojek pertama kali didirikan pada tahun 2010 dan popularitasnya tidak pernah redup.

Sampai saat ini Gojek telah melebarkan sayapnya hingga ke luar negeri seperti Vietnam, Singapura, dan Thailand. Bahkan, Gojek juga bekerja sama dengan Tokopedia untuk menciptakan layanan Go-To yang semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia.

3. Traveloka

Traveloka

Traveloka termasuk salah satu perusahaan startup di Indonesia yang memiliki popularitas cukup tinggi. Sebagian orang memakai aplikasi ini untuk memesan tiket pesawat, hotel, dan akomodasi lainnya. Sejak didirikan tahun 2012, Traveloka terus mengembangkan bisnisnya tanpa henti.

4. Ruangguru

Ruangguru

Tidak hanya bergerak di bidang internet dan teknologi saja, tapi ada juga beberapa perusahaan startup di negara kita yang bergerak di bidang pendidikan, dan salah satunya adalah Ruangguru. Perusahaan startup ini didirikan pada tahun 2014 oleh PT Ruang Raya Indonesia.

Ada banyak orang yang percaya bahwa Ruangguru dapat menjadi solusi terbaik untuk menjawab permasalahan pendidikan di Indonesia. Jadi, keberadaan Ruangguru sangat membantu masyarakat Indonesia.

5. HaloDoc

HaloDoc

Perusahaan startup yang didirikan oleh PT Media Dokter Investama ini semakin dikenal oleh banyak orang, karena selalu memberikan solusi terbaik kepada para pasiennya. HaloDoc telah bekerja sama dengan ratusan dokter profesional yang berpengalaman dalam bidangnya.

6. Akulaku

Akulaku

Salah satu perusahaan startup di Indonesia yang bergerak di bidang fintech atau keuangan adalah Akulaku. Meski tergolong baru, tapi Akulaku sudah meraih jumlah pengguna yang cukup banyak. Dengan menggunakan aplikasi ini, Anda dapat meminjam uang secara online dengan aman.

7. Qoala

Qoala

Perusahaan startup yang kantor pusatnya terletak di Jakarta Selatan ini tergolong cukup menjanjikan, karena perusahaan ini menawarkan produk asuransi yang bisa dibeli secara online. Namun, sebagian orang lebih mengenal situs perusahaan ini yang sering membagikan informasi penting.

Qoala merupakan perusahaan startup di bidang asuransi yang didirikan oleh PT Mitra Jasa Pratama Insurance Brokers. Meski terkesan baru, tapi perusahaan ini sudah cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia.

8. Jurnal

Jurnal

Indonesia memiliki perusahaan startup yang bergerak di bidang software as a service, dan salah satu di antaranya adalah Jurnal. Tidak hanya menawarkan solusi akuntansi bagi para pelaku UMKM saja, tapi perusahaan ini juga menyediakan solusi terbaik untuk menjalankan bisnis secara lebih mudah.

Perusahaan startup yang bernama Jurnal ini telah mendapat pendanaan tahap awal dari Managing Partner East Ventures Willson Cuaca hanya melalui komunikasi telepon saja. Jadi, dapat dipastikan bahwa Jurnal merupakan perusahaan startup yang cukup menjanjikan.

9. Kopi Kenangan

Kopi Kenangan

Pada tahun 2021 silam muncul perusahaan startup baru di Indonesia yang bernama Kopi Kenangan. Sejak pertama kali didirikan, Kopi Kenangan telah meraih banyak prestasi yang membanggakan. Maka dari itu, tidak mengherankan jika perusahaan startup ini telah meraih gelar unicorn di Indonesia.

10. Kredivo

Kredivo

Selama kurang lebih 8 tahun beroperasi, Kredivo tidak pernah berhenti dalam mengembangkan bisnisnya dan meningkatkan performa untuk menarik perhatian para investor. Prestasi terbaru dari Kredivo adalah mereka berhasil meraih gelar unicorn pada pertengahan tahun 2021 silam.

11. Pluang

Pluang

Perusahaan startup ini dibangun untuk membuka kesempatan yang lebih besar kepada masyarakat Indonesia terhadap berbagai jenis produk keuangan. Salah satu misi yang diterapkan oleh perusahaan ini adalah mampu menggapai seluruh lapisan masyarakat untuk tertarik dengan produk keuangan.

Sampai saat ini Pluang berhasil mendapatkan pendanaan sebesar Rp786.500.000.000,- dan termasuk bagian dari putaran pendanaan seri B.

12. Bibit

Bibit

Seiring berjalannya waktu semakin ada banyak orang yang sadar akan keberadaan perusahaan startup di bidang investasi satu ini. Teknologi yang digunakan pada aplikasi Bibit berasal dari riset pemenang Nobel Prize. Teknologi ini dapat digunakan untuk menyesuaikan investasi Anda ke reksa dana.

Sebab, tidak semua reksa dana sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing orang. Jadi, teknologi ini membuat Bibit semakin berkembang ke arah yang lebih baik.

13. Ajaib

Ajaib

Tidak hanya Bibit, Indonesia juga masih memiliki perusahaan startup di bidang fintech serta investasi yang patut dibanggakan, yaitu Ajaib. Berbeda dengan Bibit yang lebih berfokus pada instrumen reksa dana, untuk Ajaib lebih berfokus pada investasi saham.

Sama halnya seperti Pluang, Ajaib juga menjadi salah satu dari bagian putaran pendanaan seri B. Suntikan dana yang berhasil diterima Ajaib mencapai Rp2.000.000.000.000,- atau 2 triliun rupiah.

14. Xendit

Xendit

Meski belum sepopuler perusahaan startup yang sebelum-sebelumnya, tapi Xendit juga termasuk perusahaan startup di Indonesia yang patut dipertimbangkan oleh para investor. Hal ini terjadi karena Xendit bergerak di bidang layanan sistem pembayaran digital yang sesuai dengan tren saat ini.

15. OVO

OVO

Perusahaan startup terakhir yang akan kami bahas adalah OVO. Hampir semua masyarakat Indonesia telah mengenal aplikasi pembayaran online satu ini. Sejak pertama kali didirikan, OVO telah meraih jumlah pengguna yang cukup banyak dan berhasil mencapai level unicorn.

Setiap perusahaan startup di Indonesia ini memiliki kelebihan masing-masing yang membuat investor tertarik untuk menanamkan modalnya di sana. Selain beberapa perusahaan yang ada di atas, sebenarnya masih ada banyak lagi perusahaan startup yang ada di Indonesia.

Bagikan Postingan: