Contoh SOP Perusahaan Jasa, Dagang, IT, dan Swasta

Di dalam instansi atau perusahaan, SOP merupakan hal penting yang harus ada untuk memastikan berjalannya kegiatan perusahaan yang dinamis. Bagi yang belum mengetahui apa yang dimaksud dengan SOP, maka contoh SOP perusahaan di bawah ini bisa dipelajari.

Menyusun SOP tidak bisa dilakukan sembarangan, terdapat beberapa panduan yang harus diikuti dan tahu akan prosedur operasional perusahaan dengan baik. Dengan demikian SOP yang dibuat juga bisa sesuai dengan kebutuhan demi berjalannya kegiatan operasional yang efektif dan efisien.

Pengertian SOP Perusahaan

Pengertian SOP Perusahaan

Sebelum melihat contoh SOP perusahaan, alangkah baiknya jika memahami terlebih dahulu arti dari SOP. Jadi SOP merupakan kumpulan dari pedoman, peraturan atau acuan yang terdapat di dalam sebuah perusahaan.

Tujuan dari pembuatan SOP yaitu sebagai acuan dalam menjalankan sebuah proses kerja, sesuai dengan fungsi sumber daya manusia dan tugasnya masing-masing di dalam perusahaan.

SOP juga bisa dijadikan sebagai indikator untuk memberi penilaian kerja. Karena SOP dibuat sesuai dengan indikator-indikator yang sifatnya administratif, teknis dan prosedural. Selain itu, SOP juga dibuat sesuai dengan urutan kronologis.

Jadi SOP ini bisa menjadi pedoman dan acuan dalam menyelesaikan pekerjaan oleh karyawan dengan cara yang paling efektif dan efisien.

Contoh-Contoh SOP Perusahaan

Untuk memudahkan Anda dalam memahami apa yang dimaksud dengan SOP perusahaan, berikut ini merupakan beberapa contoh SOP yang sering digunakan:

1. Contoh dari SOP Perusahaan IT

Contoh dari SOP Perusahaan IT

Berikut ini adalah contoh dari SOP perusahaan yang berisikan aturan dalam penggunaan komputer dan internet pada saat bekerja.

Judul: Standar Operasional Prosedur (SOP) Perusahaan dalam Penggunaan Komputer Inventaris dan Internet Perusahaan

Ruang Lingkup: Penggunaan komputer dan internet oleh karyawan

Tanggal Dibuat: 17/12/2023

Dokumen Terkait: –

Tanggung Jawab:

  • Departemen IT
  • SPV untuk setiap divisi
  • Masing-masing karyawan

Unit Kerja yang Terlibat:

  • Departemen IT
  • Bagian Audit Internal

Prosedur Pelaksanaan:

  1. Penggunaan komputer dan internet hanya untuk urusan pekerjaan saja, pemakaian untuk urusan dan kepentingan diluar pekerjaan tidak diperkenankan untuk setiap karyawan.
  2. Penyimpanan file dilakukan dengan rapi serta gunakan nama folder dengan jelas.
  3. Masing-masing karyawan harus bertanggung jawab atas komputer inventaris perusahaan yang digunakan.
  4. Jika terdapat sebuah kejanggalan atau kerusakan yang terjadi pada komputer perusahaan bisa segera menghubungi bagian departemen IT.
  5. Untuk menjaga keamanan perangkat, lakukan scan antivirus pada komputer secara berkala dengan menggunakan aplikasi yang telah disediakan.
  6. Pergantian dalam peningkatan kualitas perangkat bisa dilakukan dengan sepengetahuan dari departemen IT dan proses pengajuan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Rekaman: Memo internal untuk masing-masing divisi

Dibuat: Departemen IT

Diperiksa: Kepala Bagian Departemen IT

Disetujui: Direktur Perusahaan

2. Contoh SOP Perusahaan Swasta

Contoh SOP Perusahaan Swasta

Perusahaan swasta merupakan perusahaan yang dikelola oleh pihak masyarakat, jadi tidak ada campur tangan pemerintah di dalamnya. Perusahaan swasta biasanya mempunyai jam operasionalnya sendiri, yang dibuat berdasarkan kebutuhan masing-masing perusahaan.

Maka dari itu, SOP mengenai jam lembur pada perusahaan swasta dibutuhkan, adapun contoh dari SOP tersebut yaitu sebagai berikut:

Judul: Standar Operasional Prosedur (SOP) Perusahaan Mengenai Kerja Lembur

Nomor: HRD.III/SOP/JKL/2022

Tanggal: 15 Juni 2022

Berlaku: 23 Juni 2022

Halaman: 1/1

Latar Belakang:

Perlunya penataan kembali mengenai jam kerja lembur yang efektif dan efisien. Seluruh bagian divisi membutuhkan penataan ulang terkait dengan jam lembur kerja yang lebih dari 8 jam.

Tujuan: Memberi aturan dan ketentuan yang jelas perihal jam lembur kerja untuk seluruh karyawan agar bisa bekerja lebih efektif dan efisien.

Ruang Lingkup: Aturan jam kerja lembur yang berlaku bagi karyawan untuk tingkat supervisor dan bawahannya.

Tanggung Jawab:

  • Supervisor untuk setiap divisi
  • Manajer untuk setiap divisi
  • Seluruh karyawan

Unit Kerja:

  • Bagian HRD/Personalia
  • Bagian Sekuriti/Keamanan
  • Bagian yang terkait dengan pelaksanaan dari jam kerja lembur

Prosedur:

  1. Masing-masing karyawan harus memperoleh surat perintah yang didapatkan dari atasan jika ingin melaksanakan kerja lembur.
  2. Pekerjaan yang boleh dikerjakan oleh karyawan yaitu sebatas pada apa yang tertera di dalam Surat Perintah Lembur (SPL) atau formulir lembur.
  3. Pekerjaan lembur harus berdasarkan pada pertimbangan mengenai tingkat urgensi produksi untuk mencapai target dan kemampuan dari sumber daya yang dimiliki.
  4. Karyawan yang melakukan pekerjaan lembur, wajib membersihkan area kerja setelah target pekerjaan sudah tercapai.

Rekaman: Formulir Surat Perintah Lembur

Dibuat oleh: Manajer bagian HRD/Personalia

Diperiksa oleh: Kepala Bagian Produksi

Disetujui: Direktur Perusahaan

3. Contoh SOP Perusahaan Dagang

Contoh SOP Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya yaitu berupa penjualan produk atau barang. Karena jenis perusahaan yang satu ini tidak langsung terlibat dalam proses produksi, maka beberapa SOP yang tersedia biasanya meliputi pekerjaan atau job desk karyawan.

Berikut adalah contoh SOP dari perusahaan dagang:

Standar Operasional Prosedur Perusahaan Dagang

Tujuan:

  • Memberikan pelayanan yang andal dan profesional kepada konsumen.
  • Mempersiapkan seluruh layanan jual beli terbaik kepada konsumen.
  • Memberikan solusi yang kreatif dan valid atas segala kebutuhan konsumen.

Prosedur Pelaksanaan:

  1. Seluruh karyawan harus sudah tiba di kantor yaitu pada pukul 07.00.
  2. Sebelum memulai pekerjaan masing-masing maka bisa dengan membersihkan tempat kerja terlebih dahulu.
  3. Kantor mulai dibuka pada pukul 07.30 dan masing-masing karyawan bisa melaksanakan tugasnya.
  4. Waktu istirahat makan siang dan sholat dzuhur dimulai pada pukul 11.30.
  5. Waktu istirahat berakhir pada pukul 13.00 dan seluruh karyawan harus sudah kembali pada posisi masing-masing untuk lanjut menyelesaikan pekerjaannya.
  6. Karyawan yang beragama Islam diperbolehkan untuk melaksanakan ibadah sholat Ashar pada pukul 15.00.
  7. Kantor tutup pada pukul 16.30 dan sebelum pulang semua karyawan harus membersihkan pekerjaan masing-masing terlebih dahulu.
  8. Karyawan diperbolehkan keluar dan pulang pada pukul 17.00.

4. Contoh SOP Perusahaan Jasa

Contoh SOP Perusahaan Jasa

Dalam perusahaan jasa, pelayanan secara langsung adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Untuk itu, jenis perusahaan demikian biasanya memiliki SOP terkait dengan penanganan keluhan dari pelanggan atau konsumen. Berikut merupakan contoh SOP yang terdapat dalam perusahaan jasa:

Standar Operasional Prosedur (SOP) Menangani Keluhan Konsumen

Tujuan:

  • Memberi kepuasan terhadap konsumen.
  • Pedoman bagi karyawan dalam menangani keluhan dari konsumen dengan baik.

Prosedur Pelaksanaan:

  1. Customer service memberikan layanan kepada pelanggan dengan sopan ramah dan menggunakan tata bahasa yang baik.
  2. Mencatat nomor pengiriman, nama pelanggan dan keluhan yang dialaminya.
  3. Customer service harus menyelesaikan permasalahan dan keluhan yang dihadapi oleh konsumen dengan cepat.
  4. Solusi untuk mengatasi permasalahan yang tidak bisa diatasi dengan cepat yaitu dengan melakukan koordinasi unit kerja terkait mengenai keluhan tersebut. Kemudian sampaikan solusi tersebut kepada konsumen.

Contoh SOP perusahaan di atas bisa menjadi referensi bagi Anda yang membutuhkan pedoman untuk menyusun SOP yang baik dan benar.

Karena SOP perusahaan merupakan hal penting yang harus ada di dalam sebuah perusahaan, untuk mengatur seluruh aktivitas di dalamnya agar bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment